
Jakarta – Telur rebus sering menjadi pilihan praktis untuk sarapan karena mudah dibuat dan mengandung beragam zat gizi. Sayangnya, masih ada anggapan bahwa terlalu sering makan telur dapat menyebabkan bisul.
Anggapan tersebut tidak tepat. Bisul umumnya berkaitan dengan infeksi bakteri pada folikel rambut, bukan semata-mata karena seseorang mengonsumsi telur.
Di sisi lain, telur memang memiliki kandungan protein berkualitas serta berbagai vitamin dan mineral. Cara mengolahnya menjadi telur rebus juga tidak membutuhkan tambahan banyak minyak sehingga dapat menjadi pilihan dalam pola makan seimbang.
Dikutip dari Verywell Health, berikut sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi telur secara rutin.
1. Membantu Menahan Rasa Lapar
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang lengkap. Protein di dalamnya menyediakan sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh dan tidak dapat diproduksi sendiri.
Asupan protein dapat membantu memberikan rasa kenyang setelah makan. Karena itu, telur sering digunakan sebagai bagian dari menu sarapan, termasuk bagi orang yang sedang mengatur pola makan.
Rasa kenyang yang lebih lama juga dapat membantu seseorang mengontrol keinginan untuk makan atau ngemil secara berlebihan.
Meski demikian, telur bukan makanan ajaib untuk menurunkan berat badan. Hasil diet tetap ditentukan oleh keseluruhan pola makan dan jumlah kalori yang dikonsumsi.
2. Mendukung Kesehatan Jantung
Telur mengandung lemak, terutama pada bagian kuningnya. Komposisinya terdiri dari lemak jenuh dan lemak tak jenuh.
Dalam pola makan sehari-hari, keseimbangan jenis lemak tetap penting. American Heart Association merekomendasikan lebih banyak memilih sumber lemak tak jenuh dan membatasi asupan lemak jenuh.
Bagi kebanyakan orang sehat, telur dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang. Namun, jumlah konsumsinya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan kondisi kesehatan masing-masing.
Cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Telur rebus tidak membutuhkan tambahan minyak seperti telur yang digoreng, sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana.
3. Menambah Asupan Berbagai Vitamin dan Mineral
Salah satu keunggulan telur adalah kandungan mikronutrisi yang cukup beragam.
Satu butir telur menyediakan sejumlah selenium, kolin, riboflavin atau vitamin B2, vitamin B12, asam pantotenat, vitamin A, fosfor, vitamin D, dan folat.
Masing-masing zat gizi tersebut memiliki fungsi berbeda. Selenium misalnya berperan dalam fungsi tiroid dan sistem reproduksi, sedangkan vitamin B12 dibutuhkan untuk menjaga fungsi sel saraf dan pembentukan sel darah.
Telur juga mengandung kolin yang berperan dalam metabolisme serta kesehatan sel.
Selain itu, terdapat lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan yang berkaitan dengan kesehatan mata. Asupan kedua senyawa tersebut juga banyak diteliti terkait perlindungan terhadap degenerasi makula akibat usia.
Bagaimana dengan Anggapan Telur Bikin Bisul?
Tidak ada dasar bahwa makan telur secara langsung menyebabkan bisul pada orang yang tidak memiliki alergi terhadap telur.
Bisul biasanya muncul akibat infeksi bakteri yang menyerang folikel rambut. Jadi, munculnya bisul setelah makan telur tidak otomatis berarti telur merupakan penyebabnya.
Namun, seseorang yang memiliki alergi telur dapat mengalami reaksi tertentu setelah mengonsumsinya. Gejalanya dapat berbeda-beda sehingga perlu diperhatikan secara khusus.
Telur Rebus Bisa Jadi Pilihan Praktis
Telur rebus merupakan cara sederhana untuk mendapatkan protein dan berbagai zat gizi tanpa perlu menggunakan banyak minyak.
Meski begitu, manfaat telur akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya. Tambahkan sayuran, buah, sumber karbohidrat kompleks, serta sumber lemak sehat agar kebutuhan nutrisi harian lebih beragam.
Jadi, tidak perlu khawatir makan telur hanya karena mitos bahwa telur menyebabkan bisul. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan menjadi bagian dari pola makan seimbang, telur dapat menjadi salah satu sumber nutrisi yang baik.
