
Jakarta – Kerusakan gigi tidak hanya dipicu oleh permen atau makanan manis. Sejumlah makanan yang kerap dianggap sehat ternyata juga dapat meningkatkan risiko gigi berlubang maupun pengikisan enamel jika dikonsumsi terlalu sering tanpa menjaga kebersihan mulut.
Mengutip Real Simple (3/7/2026), dokter gigi Dr. Sandip Sachar menjelaskan bahwa pola makan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan gigi. Kandungan gula, pati, hingga tingkat keasaman pada makanan tertentu dapat memicu pertumbuhan bakteri, pembentukan asam, serta merusak lapisan pelindung gigi.
Berikut lima jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi secara bijak demi menjaga kesehatan gigi.
1. Buah Kering
Buah kering seperti kurma, kismis, dan mangga kering memang kaya nutrisi, tetapi juga mengandung gula alami dalam kadar yang lebih pekat dibandingkan buah segar.
Teksturnya yang lengket membuat sisa makanan lebih mudah menempel pada permukaan gigi. Kondisi ini memberi kesempatan bagi bakteri untuk menghasilkan asam yang dapat merusak enamel.
Agar risikonya lebih kecil, buah kering sebaiknya dikonsumsi saat waktu makan utama karena produksi air liur yang meningkat dapat membantu membersihkan sisa gula di rongga mulut.
2. Keripik dan Biskuit Asin
Meski tidak terasa manis, camilan berbahan pati seperti keripik kentang dan biskuit asin juga dapat memengaruhi kesehatan gigi.
Saat dikunyah, pati akan dipecah menjadi gula sederhana. Sisa makanan yang lembek dan lengket kemudian mudah terselip di sela-sela gigi sehingga menjadi sumber makanan bagi bakteri penyebab gigi berlubang.
Setelah mengonsumsi camilan ini, berkumur dengan air putih atau menyikat gigi dapat membantu mengurangi risiko kerusakan.
3. Buah Sitrus
Jeruk, lemon, limau, dan grapefruit merupakan sumber vitamin C yang baik, tetapi kandungan asamnya cukup tinggi.
Jika terlalu sering dikonsumsi, terutama dengan cara diisap atau dinikmati berulang sepanjang hari, asam tersebut dapat mengikis enamel gigi.
Dokter gigi menyarankan untuk menunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi setelah mengonsumsi buah sitrus agar enamel yang sempat melunak akibat paparan asam memiliki waktu untuk kembali stabil.
4. Yogurt Berperisa
Yogurt memang mengandung probiotik dan kalsium yang baik untuk tubuh. Namun, banyak produk yogurt berperisa memiliki kandungan gula tambahan yang cukup tinggi.
Asupan gula berlebih dapat meningkatkan risiko gigi berlubang jika dikonsumsi terlalu sering. Karena itu, sebaiknya pilih yogurt tawar atau produk dengan kandungan gula yang lebih rendah, lalu tambahkan potongan buah segar sebagai pemanis alami.
5. Granola Bar dan Energy Bar
Granola bar maupun energy bar sering dipilih sebagai camilan praktis. Sayangnya, sebagian produk mengandung madu, sirup, buah kering, atau pemanis tambahan yang meningkatkan kadar gula.
Selain itu, teksturnya yang lengket membuat sisa makanan lebih mudah melekat pada gigi sehingga berpotensi mempercepat kerusakan enamel.
Saat memilih produk, perhatikan label gizi dan pilih granola atau energy bar dengan kandungan gula yang lebih rendah.
Menjaga kesehatan gigi tidak hanya bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kebiasaan membersihkan mulut. Membatasi makanan tinggi gula dan asam, memperbanyak minum air putih, serta rutin menyikat gigi setelah makan dapat membantu menjaga gigi tetap sehat dalam jangka panjang.
